Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan

SMPIT Izzatul Islam Getasan Laksanakan PKKS

November 10, 2022

 

Para pengawas dan segenap guru karyawan SMPIT Izzatul Islam Getasan berpose setelah pemeriksaan dokumen PKKS dilakukan.

Kabupaten Semarang (09/11) — Dua pengawas SMP Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Rohmad dan Tri Astuti Ari Winarti, berkunjung ke SMPIT Izzatul Islam Getasan. Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan tugas dari Kepala Disdikbudpora guna melakukan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS).

PKKS digelar rutin setiap tahun untuk memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan tanggungjawab kepala sekolah pada sekolah yang dipimpin. Hasil refleksi dari kegiatan ini diharapkan bisa dirumuskan rencana tindak lanjut guna kemajuan satuan pendidikan tersebut.

Rohmad, selaku Pengawas SMP yang menilai mengatakan bahwa kegiatan ini tidak fokus untuk mencari kesalahan melainkan sebagai sarana untuk mengevaluasi bersama pelaksanaan standar pendidikan di sekolah. Karena PKKS ini berbasis data atau dokumen, maka kami sebelumnya meminta kepada kepala sekolah dibantu guru untuk mempersiapkannya.

“PKKS ini tidak fokus pada mencari kesalahan melainkan mencari praktik baik dan solusi untuk kemajuan sekolah lebih-lebih bagi kepala sekolah sebagai pemimpin. Kami akan kroscek secara langsung pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah berbasis dokumen dan wawancara,” papar Rohmad.

Secara umum, kegiatan PKKS berjalan lancar mulai upacara pembukaan, bedah kompetensi, dan refleksi. Kegiatan ini melibatkan beberapa guru dan tenaga kependidikan saja karena di saat yang sama proses pembelajaran tetap berlangsung.

Tri Astuti Ari Winarti, yang juga Pengawas SMP memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan guru di SMPIT Izzatul Islam yang cekatan dan smart melaksanakan PKKS ini. Namun beliau juga berpesan agar setiap program yang terlaksana di sekolah bisa terdokumentasi dengan baik. Mulai dari perencanaan sampai evaluasi dan rencana tindak lanjut.

“Alhamdulillah, PKKS berjalan lancar. Bapak-Ibu gurunya sangat cekatan dan smart. Kami menemukan praktik baik dari kepala sekolah tentang adanya reward dan punishment untuk guru serta tenaga kependidikan. Tolong semuanya terdokumentasikan dengan baik dan disusun SK dari kepala sekolah,” pungkas Bu Wiwin sapaan akrab Tri Astuti Ari Winarti.

Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan yang baru menjabat empat bulan di semester ini, Sujito Arif Ariyanto mengucapkan terima kasih kepada Pengawas SMP yang selalu mendampingi, memonitoring, dan memberikan masukan kepada sekolah. Kegiatan ini akan meningkatkan kinerja civitas sekolah dalam hal administrasi.

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya PKKS ini. Tentu akan sangat bermanfaat bagi kami, lebih-lebih dalam hal administrasi dan pengarsipan. Kami mengakui masih lemah dalam dokumentasi meskipun berbagai program terlaksana dengan baik. Kami berkomitmen akan meningkatkan kinerja kami lebih baik lagi di masa mendatang,” kata Sujito Arif Ariyanto.

Adapun kompetensi kepala sekolah yang dikroscek, yaitu kompetensi kepribadian dan sosial, kepemimpinan, pengembangan sekolah, pengelolaan sumber daya, kewirausahaan, dan supervisi. Acara ini terlaksana selama kurang lebih tiga jam. Acara dibuka pada pukul 09.30 WIB dan selesai pada pukul 12.30 WIB.

 

Siswa SMPIT Izzatul Islam Juarai MTQ Tingkat Kabupaten, Maju ke Tingkat Provinsi

Oktober 13, 2022

 

Varra Nadia Zikan, siswa SMPIT Izzatul Islam Getasan yang menjuarai MTQ tingkat Kabupaten Semarang

 

Semarang - Varra Nadia Zikan (15), siswi SMPIT Izzatul Islam Getasan menjadi Juara 1 (satu) cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Semarang. Lomba Mata Pelajaran Agama dan Seni Islam (MAPSI) digelar di SMPN Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis (13/10).

Dengan raihan itu, maka SMPIT Izzatul Islam akan mewakili Kabupaten Semarang lomba di tingkat Provinsi.

Varra Nadia Zikan yang juga santriwati Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Izzatul Islam, saat ditemui mengatakan, sangat bersyukur atas prestasi ini. Ia mengatakan prestasi ini dipersembahkan untuk kedua orang tuanya dan sekolah. Ia juga memohon tambahan doa agar nantinya bisa memenangi cabang lomba serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar 18-19 November 2022 di Kabupaten Pekalongan.

“Alhamdulillah, perasaannya senang bisa menang. Juara ini sebagai hadiah untuk kedua orang tua dan juga sekolah. Perjuangannya belum selesai. Saya masih minta doa restu kepada semua agar nanti di tingkat provinsi bisa kembali juara,” kata Varra.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan, Sujito Arif Ariyanto. Dia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas dukungannya. Lebih-lebih kepada pelatih yang mampu mempersiapkan siswa dengan baik. Kejuaraan ini tentu bisa diraih atas berbagai faktor, seperti kesungguhan siswa, pelatih, waktu latihan yang cukup, dan doa restu dari keluarga besar SMPIT Izzatul Islam Getasan.

“Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungannya kepada Mbak Varra. Lebih-lebih kepada pelatih, Ustadz Adib yang berkenan mendidik anak dengan baik. Kesuksesan ini tentu atas partisipasi banyak pihak. Kami mohon doa lagi agar Mbak Varra bisa berlatih dengan lebih baik dan nantinya menjadi yang terbaik di provinsi,” kata Sujito.

Selain meraih trophy juara 1 MTQ, SMPIT Izzatul Islam juga berhasil meraih Juara 2 (dua) cabang Pidato Putri. Ini artinya dari dua siswa yang dikirim mengikuti lomba, semuanya berhasil membawa pulang trophy kejuaaraan. (-)

 

Penerimaan Raport, SMPIT Izzatul Islam Gelar Parenting

Juni 18, 2022

 

Salah satu orang tua siswa meneriam doorprize dari narasumber lantaran bisa menjawab pertanyaan dari narasumber.

Kabupaten Semarang (18/06) — SMPIT Izzatul Islam Getasan Kabupaten Semarang menggelar parenting bersamaan dengan penerimaan hasil belajar peserta didik atau raport, Sabtu (18/6) di Balai Desa Samirono Kecamatan Getasan. Seminar Parenting ini mengambil tema “Menjadi Orang Tua Barokah, Mengantarkan Anak ke Jannah”.

Pembicara seminar parenting kali ini, Ustadz Lilik Prihyanto, pakar parenting yang juga Ketua Bidang Sosial Kemanusiaan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Beliau mengatakan bahwa untuk mewujudkan keluarga barokah dan melahirkan generasi yang sholih serta sholihah harus diawali dengan visi misi keluarga yang jelas. Selain itu juga harus diiringi dengan doa yang terus menerus kepada Allah SWT.

“Bapak-Ibu, untuk membentuk keluarga yang sakinah mawadah warahmah wal barokah maka orang tua harus memiliki visi misi keluarga yang jelas. Visi misi tersebut diwujudkan bertahap dengan usaha yang sungguh-sungguh. Dan jangan lupa semua usaha diiringi dengan doa yang terus-menerus kepada Allah SWT,” kata Lilik Prihyanto.

Beliau juga menambahkan bahwa mendidik anak merupakan tanggungjawab bersama, bukan hanya tugas ibu. Bahkan peran seorang ayah seharusnya lebih banyak daripada seorang ibu. Dengan semangat berkolaborasi cita-cita keluarga akan terwujud.

Sumirah, salah satu orang tua siswa yang hadir mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pemateri benar. Keluarga yang barokah merupakan keluarga yang kebaikannya terus bertambah. Ia berharap materi ini bisa mengingatkan orang tua agar tidak bosan mendidik anak-anak menjadi generasi yang berbakti kepada kedua orang tua, bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa.

“Saya sependapat apa yang disampaikan oleh Ustadz Lilik. Keluarga yang barokah itu keluarga yang kebaikannya terus bertambah. Semoga materi kali ini bisa menjadi pengingat bagi seluruh orang tua siswa untuk lebih perhatian terhadap pendidikan anak-anaknya,” pungkas Sumirah.

Dalam kesempatan ini, sekolah juga membagikan doorprize kepada orang tua siswa yang hadir paling awal dan aktif dalam mengikuti seminar parenting. Acara ditutup dengan pembagian raport siswa oleh wali kelas.

 

Serunya Fun Tubing Siswa SMPIT Izzatul Islam di Sungai Muncul

Juni 14, 2022

 

Para siswa sangat ceria mengikuti kegiatan fun tubbing di Sungai Muncul, Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang (15/06) — Sebanyak 65 siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Izzatul Islam Getasan, Selasa (14/6) mengisi kegiatan jeda semester dengan bermain tubing. Tubing dilaksanakan di sungai Muncul, Kecamatan Banyubiru dengan dipandu oleh tim dari karangtaruna setempat.

Wisata susur sungai menggunakan ban ini menempuh jarak sekitar 3 km dengan waktu tempuh hingga 40 menit. Sebelum menyusuri sungai, para siswa terlebih dahulu memakai pelampung dan helm. Pemandu juga memberikan pengertian secara teknis agar kegiatan berjalan aman.

Dwi Pujiyanto, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan mengatakan bahwa kegiatan outing class dengan fun tubing ini baru diadakan setelah pandemi. Kegiatan ini menjadi program pembelajaran bagi siswa secara langsung di lapangan. Selain itu juga sebagai refreshing setelah para siswa mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT).

“Ini kegiatan outing class pertama kali setelah pandemi. Di sekolah kami memang sudah terprogram pembelajaran di luar kelas agar memberikan pengalaman kongkrit kepada siswa. Kegiatan seperti ini juga ditunggu-tunggu oleh siswa karena seru sekaligus sebagai refreshing,” kata Dwi Pujiyanto.

Maylina (12), salah satu siswa kelas VII A mengaku senang dengan kegiatan outing class ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Para peserta puas bermain air yang jernih bersumber dari mata air. Selain itu, para peserta juga mendapatkan welcome drink dan gorengan. Aneka jajanan juga tersedia dengan harga yang murah.

Para siswa dan pendamping tampak ceria mengikuti kegiatan outing class kali ini.


“Wow, seru banget. Coba kalau lebih panjang lagi susur sungainya. Kan akan lebih lama dan mengasyikkan. Tapi puas sih bermain air yang jernih. Bisa fresh,” pungkas Maylina.

Nuryadin (47), salah satu pengelola mengatakan wisata tubing sudah mulai ramai lagi. Setiap hari selalu saja ada pengunjung yang berkunjung mencoba wisata air ini. Lebih-lebih pada waktu weekend. Para pengunjung bisa ratusan dari banyak kota bahkan di luar provinsi Jawa Tengah.

“Iya, sudah ramai mas. Alhamdulillah, pandemi kan sudah melandai. Wisata tubing ini dikelola oleh anak-anak karangtaruna. Setiap hari ada saja pengunjung yang berwisata baik individu, keluarga, ataupun kelompok. Apalagi kalau weekend, ratusan pengunjung,” kata Nuryadin.

 

SMPIT Izzatul Islam Terima Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis IT dari UNNES

Mei 25, 2022

Para guru berpose dengan dosen dan mahasiswa dari UNNES Semarang

SEMARANG -  Kabupaten Semarang-Sebanyak 22 guru SMPIT Izzatul Islam Getasan kembali menerima pelatihan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (25/5) di Ruang Laboratorium Komputer sekolah setempat. Pelatihan ini merupakan lanjutan dari Pelatihan Augmented Reality yang pernah diadakan sebelumnya pada tahun 2021. Materi pada pelatihan ini berfokus pada pengembangan obyek 3D dan pembuatan button.

Pelatihan berbasis teknologi yang bias diterapkan dalam pembelajaran ini merupakan salah satu program Pengabdian Masyarakat bagi Dosen DIPA UNNES. Judul dari pelatihan ini yaitu Metode Marker Based Tracking sebagai Transisi Pendemi melalui Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality. Ketua Tim Pengabdian ini ialah Dr. –Ing. Dhidik Prastiyanto, S.T., M.T. Sebagai fasilitator salah satu dosen Fakultas Teknik UNNES, Nur Azis Salim, S.T., M.T. dibantu lima mahasiswa.

Nur Azis Salim mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian perguruan tinggi khususnya dosen kepada masyarakat. Kemajuan teknologi yang begitu pesat perlu diimplementasikan dalam dunia pendidikan. Sehingga pembelajaran akan semakin menarik dan tidak ketinggalan zaman.

“Program pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian UNNES kepada masyarakat. Kami berharap pelatihan ini bisa bermanfaat bagi bapak-ibu guru di SMPIT Izzatul Islam Getasan. Tidak dipungkiri kemajuan teknologi sangat cepat. Pun di dunia pendidikan harus mengikuti agar pembelajaran semakin menarik dan tidak ketinggalan zaman,” kata Nur Azis Salim.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan sangat berterima kasih atas program pengabdian dari UNNES tersebut dalam bentuk pelatihan kepada guru-guru. Pelatihan menyusun media pembelajaran berbasis IT ini pasti sangat bermanfaat bagi guru dan siswa. Ia berharap hasil dari pelatihan ini akan diterapkan dalam pembelajaran guna menyongsong kurikulum merdeka yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran baru nanti.

“Alhamdulillah, kami sangat beruntung dan berterima kasih kepada UNNES, khususnya tim pengabdian masyarakat yang ditugaskan ke sekolah kami. Pelatihan ini akan sangat bermanfaat untuk menyambut kurikulum merdeka yang akan diterapkan pada tahun pelajaran baru nanti. Di kurikulum merdeka, pemanfaatan teknologi menjadi keharusan. Oleh karenanya, mata pelajaran TIK wajib ada dan diajarkan kepada siswa,” kata Muniroh.

  

Raih Suara Terbanyak, Jamal-Satria Terpilih sebagai Ketua-Wakil Ketua OSIS SMPIT Izzatul Islam Getasan

Desember 16, 2021

Pasangan Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS nomor urut 2 saat menyampaikan visi dan misinya sebelum pemungutan suara, Kamis (16/12) di aula sekolah.

Getasan-Pasangan nomor urut 2 calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPIT Izzatul Islam, Jamal Nugraha-Satria Khalif Aradista (Jamal-Satria) terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2021-2022. Kemenangan tersebut diraihnya dalam Pemilu OSIS SMPIT Izzatul Islam yang digelar Kamis (16/12) di aula sekolah menyerupai pemilu di Indonesia.

Pasangan nomor urut 2 (Jamal-Satria) meraih 124 suara, disusul pasangan nomor urut 3 (Mutiara-Ailla) mendapat 45 suara, kemudian pasangan nomor urut 1 (Sabrina-Arsha) meraih 24 suara, sedangkan suara tidak sah berjumlah 3 suara.

Pemilu OSIS tahun ini dibuat menyerupai pelaksanaan pemilu pada umumnya di Indonesia, yaitu pemilihan secara langsung. Hal ini tentu sebagai sarana edukasi kepada siswa mengenai proses pemilu. Selaras dengan materi yang diajarkan pada maple Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Siswa belajar tidak hanya teori melainkan juga praktik. Sehingga para siswa mempunyai gambaran secara nyata.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan saat memberikan hak suaranya di bilik suara yang disediakan oleh panitia.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pemilu OSIS kali ini. Ia berterima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan lancar dan demokratis. Ia berharap kepada pasangan terpilih untuk melaksanakan amanahnya dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah, kegiatan Pemilu OSIS kali ini berjalan baik dengan pemungutan suara secara langsung. Tentu kegiatan ini akan bermanfaat kepada para siswa yakni mempunyai gambaran riil tentang pemilu dan belajar berorganisasi. Selaras dengan salah satu misi SMPIT Izzatul Islam, yaitu melahirkan generasi pemimpin yang sholih dan berkarakter,” kata Muniroh.

Jamal Nugraha, siswa kelas 8 SMPIT Izzatul Islam Getasan yang terpilih sebagai Ketua OSIS periode mendatang berkomitmen akan melaksanakan amanah ini dengan baik. Ia akan mengajak kepada seluruh perwakilan kelas untuk bergabung dalam kabinet pengurus OSIS mendatang.

“Terima kasih atas kepercayaan teman-teman memilih kami, pasangan nomor urut 2, Jamal-Satria. Insya Allah ke depan kita akan bersinergi mengajak perwakilan dari semua kelas untuk menjadi pengurus. Dengan bekerjasama maka visi misi yang kami usung akan terlaksana,” kata Jamal.

Kegiatan pemungutan suara Pemilu OSIS SMPIT Izzatul Islam Getasan

Dwi Pujiyanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengatakan bahwa kegiatan Pemilu OSIS merupakan implementasi dari misi sekolah melahirkan generasi pemimpin. Setelah Pemilu ini, selanjutnya siswa diminta melengkapi kepengurusan. Dalam waktu dekat kepengurusan yang terbentuk akan dilantik dan dibekali dengan pelatihan kepemimpinan (LDK). Bersama dengan kegiatan tersebut, Pengurus OSIS juga akan dibimbing menyusun program kerja selama setahun.

“Selanjutnya, kepada pasangan terpilih akan melengkapi kepengurusan. Setelah lengkap kepengurusannya, nanti akan dilantik oleh kepala sekolah. Anak-anak juga akan diberikan pembekalan dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK),” kata Dwi Pujiyanto.

Tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMPIT Izzatul Islam Getasan

Koramil 03/Getasan Apresiasi Kegiatan Tabur Bunga SMPIT Izzatul Islam di TMP Kedayon Getasan

November 09, 2021

Pelda Sutari dari Koramil 03/Getasan dan Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengawali kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kedayon Getasan, Rabu (10/11)

Getasan—SMPIT Izzatul Islam Getasan Kabupaten Semarang, Rabu (10/11) menggelar kegiatan ‘Tabur Bunga’ di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kedayon, Kecamatan Getasan atau yang sering disebut ‘Gumuk’. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Pahlawan dan meningkatkan rasa nasionalisme bagi siswa. Tabur bunga yang didahului apel tersebut diikuti oleh sebanyak 93 siswa didampingi beberapa guru dan dua personil dari Koramil Getasan.

Pelda Sutari dari Koramil 03/Getasan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, dari sekian sekolah baru dari SMPIT Izzatul Islam yang melaksanakan kegiatan positif ini. Kegiatan ini diakuinya dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotism kepada siswa sebagai generasi muda Bangsa Indonesia.

“Betul-betul saya sangat mengapresiasi atas terselenggarakannya kegiatan yang sangat positif ini. Dari sekian sekolah yang ada, baru SMPIT Izzatul Islam yang mengadakan acara seperti ini. Kami yakin kegiatan ini akan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme siswa,” kata Pelda Sutari.

Dalam apel sebelum tabur bunga, Pelda Sutari juga menceritakan sejarah adanya monumen atau pusara pahlawan tersebut. Tempat tersebut pada tahun 1947 dimakamkan secara massal para pahlawan yang gugur dalam berjuang mempertahankan kemerdekaan RI dari penjajahan Belanda.

Muniroh, selaku Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan menyampaikan bahwa kegiatan tabur bunga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional. Ia mengungkapkan sesuai dengan tema tahun ini, yaitu Pahlawanku, Inspirasiku, sekolah melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan. Dengan demikian diharapkan siswa mampu meresapi betapa luar biasa pengorbanan para pahlawan. Mereka berjuang demi kemerdekaan RI dengan sepenuh jiwa dan raga.

“Sesuai dengan tema Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, yaitu Pahlawanku, Inspirasiku. Kami mengajak siswa untuk berziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan agar mereka mendapatkan inspirasi dari perjuangan yang luar biasa dari para pahlawan,” kata Muniroh.

 
Copyright © Sekolah Islam Terpadu Izzatul Islam . Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates