Berita

Kegiatan

Artikel

Latest Updates

Koramil 03/Getasan Apresiasi Kegiatan Tabur Bunga SMPIT Izzatul Islam di TMP Kedayon Getasan

November 09, 2021

Pelda Sutari dari Koramil 03/Getasan dan Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengawali kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kedayon Getasan, Rabu (10/11)

Getasan—SMPIT Izzatul Islam Getasan Kabupaten Semarang, Rabu (10/11) menggelar kegiatan ‘Tabur Bunga’ di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kedayon, Kecamatan Getasan atau yang sering disebut ‘Gumuk’. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Pahlawan dan meningkatkan rasa nasionalisme bagi siswa. Tabur bunga yang didahului apel tersebut diikuti oleh sebanyak 93 siswa didampingi beberapa guru dan dua personil dari Koramil Getasan.

Pelda Sutari dari Koramil 03/Getasan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, dari sekian sekolah baru dari SMPIT Izzatul Islam yang melaksanakan kegiatan positif ini. Kegiatan ini diakuinya dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotism kepada siswa sebagai generasi muda Bangsa Indonesia.

“Betul-betul saya sangat mengapresiasi atas terselenggarakannya kegiatan yang sangat positif ini. Dari sekian sekolah yang ada, baru SMPIT Izzatul Islam yang mengadakan acara seperti ini. Kami yakin kegiatan ini akan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme siswa,” kata Pelda Sutari.

Dalam apel sebelum tabur bunga, Pelda Sutari juga menceritakan sejarah adanya monumen atau pusara pahlawan tersebut. Tempat tersebut pada tahun 1947 dimakamkan secara massal para pahlawan yang gugur dalam berjuang mempertahankan kemerdekaan RI dari penjajahan Belanda.

Muniroh, selaku Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan menyampaikan bahwa kegiatan tabur bunga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional. Ia mengungkapkan sesuai dengan tema tahun ini, yaitu Pahlawanku, Inspirasiku, sekolah melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan. Dengan demikian diharapkan siswa mampu meresapi betapa luar biasa pengorbanan para pahlawan. Mereka berjuang demi kemerdekaan RI dengan sepenuh jiwa dan raga.

“Sesuai dengan tema Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, yaitu Pahlawanku, Inspirasiku. Kami mengajak siswa untuk berziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan agar mereka mendapatkan inspirasi dari perjuangan yang luar biasa dari para pahlawan,” kata Muniroh.

Senam Sehat Setiap Jumat di SMPIT Izzatul Islam Getasan

November 02, 2021

Para siswa mengikuti Senam Sehat setiap hari Jumat pagi

Getasan--SMPIT Izzatul Islam Getasan Kabupaten Semarang menggelar senam sehat rutin setiap hari Jumat. Kegiatan itu bertajuk 'Jumat Sehat'. Tujuan dari kegiatan tersebut tentu untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh civitas akademika sekolah, baik siswa, guru, dan karyawan.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan  mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di lapangan sekolah. Senam dimulai pukul 07.00 - 07.30 WIB. Di era pandemi Covid-19, imunitas harus terus dijaga. Salah satunya dengan rutinitas berolahraga.

"Kegiatan yang mungkin hanya 30 menit ini sangat bermanfaat bagi seluruh keluarga besar SMPIT Izzatul Islam Getasan. Di era pandemi seperti sekarang ini kesehatan menjadi hal yang penting. Dan salah satu untuk menjaga kesehatan tersebut adalah dengan berolahraga," kata Muniroh

SMPIT Izzatul Islam Kedatangan Rombongan Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang

Oktober 29, 2021

Rombongan Disdikbudpora Kabupaten Semarang melakukan monitoring yang langsung dipimpin oleh Kadinas dan diterima di ruang tamu SMPIT Izzatul Islam Getasan

Getasan-SMPIT Izzatul Islam Getasan pada Jumat (29/10) mendapatkan kunjungan dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang. Rombongan langsung dipimpin oleh Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, SH, MM. Kunjungan kali ini dalam rangka memeriksa implementasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa Pandemi Covid-19 di sekolah tersebut.

Sukaton Purtomo Priyatmo, Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang mengatakan bahwa Kabupaten Semarang masuk PPKM level dua bersama Kabupaten/Kota di Semarang Raya. Oleh karena itu PTM di sekolah diperbolehkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. PTM dapat dilaksanakan secara bertahap dan berproses baik jumlah peserta didik yang masuk maupun lamanya waktu belajar di sekolah.

"Alhamdulillah, Pandemi Covid-19 ini terus melandai. Perkembangannya semakin baik. Sekolah boleh menerapkan PTM dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Anak-anak sudah rindu untuk belajar di sekolah. Pembelajaran daring banyak kendala dan kurang maksimal," kata Sukaton Purtomo Priyatmo.

Pada kesempatan tersebut, Sukaton Purtomo Priyatmo, Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang juga memberikan apresiasi kepada SMPIT Izzatul Islam Getasan. Pasalnya, sekolah yang kategori masih baru namun sudah sering memenangi berbagai perlombaan dan olimpiade. Tak jarang sering mewakili Kabupaten Semarang dalam perlombaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Tentu hal itu karena dukungan dari Bapak-Ibu Guru yang masih muda-muda.

"Apresiasi kami sampaikan kepada SMPIT Izzatul Islam. Meskipun tergolong sekolah baru namun mampu bersaing dengan sekolah lain. Ya, pasti. Guru-gurunya masih muda-muda. Terus tingkatkan agar lebih baik lagi," tambah Sukaton Purtomo Priyatmo.

Muniroh, M.Pd., Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengaku senang atas kunjungan dari Disdikbudpora tersebut. Beliau menginformasikan bahwa semua guru sudah menerima vaksinasi tahap kedua. Para siswa juga sudah hampir seratus persen tervaksin. Sarana prasarana guna menunjang pembelajaran tatap muka di masa Pandemi juga sudah disiapkan jauh-jauh hari.

"Ya, tentu kami sangat bersyukur. Suatu kehormatan bagi kami mendapat kunjungan dari Disdikbudpora. Kami sampaikan bahwa SMPIT Izzatul Islam sudah mempersiapkan diri guna memperlancar PTM di sekolah. Vaksinasi guru sudah seratus persen tahap kedua. Siswa juga hampir seratus persen tervaksin. Semua sarana prasarana juga sudah kami siapkan," pungkas Muniroh.

Puskesmas Jetak Lakukan Penjaringan Kesehatan bagi Siswa SMPIT Izzatul Islam Getasan

Oktober 25, 2021

Petugas Puskesmas Jetak sedang memeriksa kesehatan mata salah satu siswa SMPIT Izzatul Islam dalam program Penjaringan Kesehatan Siswa.

Getasan-Puskesmas Jetak, Selasa (26/10) melaksanakan kegiatan penjaringan kesehatan bagi siswa di SMPIT Izzatul Islam Getasan. Penjaringan kesehatan meliputi kesehatan gigi, cek tensi, ukur tinggi badan, ukur berat badan, cek buta warna, cek kesehatan telinga, dan lain-lain.

Tiyem, koordinator petugas dari Puskesmas Jetak mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjaring kesehatan siswa. Setiap siswa diperiksa bergantian dari atas sampai bawah. Kalau memang ditemukan siswa yang butuh perawatan lanjut maka akan dirujuk ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan.

"Jadi, program ini untuk menjaring kesehatan siswa. Deteksi dini tentang tumbuh kembang siswa di usia remaja. Dengan program ini tentunya kami berharap tidak ada siswa yang sakit. Lebih-lebih di masa pandemi Covid-19, setiap siswa harus dipastikan kesehatannya. Ditambah lagi SMPIT Izzatul Islam sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM," kata Tiyem disela-sela memeriksa siswa.

Selain pemeriksaan, petugas juga melakukan edukasi kepada siswa bagaimana perawatan kesehatan gigi yang baik. Siswa juga diberikan wawasan mengenai cara hidup bersih dan sehat.

Muniroh, Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan puskesmas ini dalam menjaga kesehatan siswa. Ia berharap pemeriksaan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala sehingga kesehatan siswa benar-benar terpantau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas yang telah melakukan penjaringan kesehatan dan edukasi seputar kesehatan kepada siswa kami. Kita semua berdoa semoga semua dalam keadaan sehat dan terus bugar terbebas dari Covid-19. Kami berharap program seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala," pinta Muniroh. 

Melalui ZIS Izzatul Islam, Yayasan Izzatul Islam Sosialisasikan Beasiswa Yatim

Oktober 25, 2021


Dwi Pujiyanto, Koordinator ZIS Izzatul Islam Getasan sedang memberikan penjelasan kepada orang tua siswa mengenai program beasiswa pendidikan bagi anak yatim.

Getasan-Yayasan Izzatul Islam Getasan melalui Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) Izzatul Islam yang ditunjuk mengkoordinir kegiatan penghimpunan dan penyaluran Ziswaf, Sabtu (24/10) menyosialisasikan program beasiswa yatim di Masjid Umar bin Khattab kompleks SDIT Izzatul Islam. Yayasan Izzatul Islam Getasan yang menaungi empat lembaga pendidikan, yakni TK Islam Izzatul Islam, SDIT Izzatul Islam, SMPIT Izzatul Islam, dan TKIT Nurul Islam Getasan membuka program pendidikan gratis bagi yatim. 

Program pendidikan gratis bagi yatim digulirkan dengan mengajak para donatur untuk menjadi orang tua asuh yang menginfaqkan sebagian rezekinya untuk biaya pendidikan anak yatim. Baik perorangan ataupun kelembagaan, terbuka luas untuk ikut serta dalam program ini.

Dwi Pujiyanto, selaku koordinator bidang Ziswaf Yayasan Izzatul Islam mengatakan bahwa program pendidikan gratis bagi yatim mengajak berbagai pihak untuk ikutserta. Para donatur bisa menginfaqkan secara rutin atau berkala bisa mingguan atau bulanan yang diakadkan untuk beasiswa yatim. Berdasarkan data yang diterima, tahun ini Yayasan Izzatul Islam memberikan beasiswa pendidikan bagi 40 yatim dari jenjang TK hingga SMP.

"Kami mengajak kepada semua pihak untuk bisa ikut serta dalam peluang amal kebaikan ini. Dari data yang kami olah ada sekitar 40 yatim yang akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Bagi masyarakat yang tertarik dalam program ini bisa menghubungi kami di nomor 085641035187. Insya Allah, tim siap menjemput donasi dari para donatur," kata Dwi Pujiyanto.

Insan Abdullah, Ketua Yayasan Izzatul Islam dalam sambutannya mengatakan bahwa keutamaan membantu anak yatim dalam islam sangat luar biasa. Bahkan berdasarkan sabda Rasulullah Muhammad SAW, kelak di akhirat orang yang selalu membantu anak yatim kedudukannya akan dekat sekali dengan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, ia memohon doa restu kepada orang tua yang masih hidup agar program ini bisa berjalan dengan baik. 

"Keutamaan orang yang membantu anak yatim, kata Rasulullah SAW kelak seperti dua jari yang berdekatan. Luar biasa keutamaan dari program beasiswa yatim ini. Kami mohon doa restunya, agar program ini bisa berjalan dengan lancar memberikan manfaat kepada anak-anak kita semua. Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah," pungkas Insan Abdullah.

Penyaluran secara simbolis beasiswa pendidikan bagi anak yatim yang bersekolah di bawah naungan Yayasan Izzatul Islam Getasan

Adapun kebutuhan beasiswa pendidikan untuk anak TK Rp50.000/bulan, anak SD Rp75.000/bulan, dan anak SMP Rp100.000/bulan. Silakan yang berminat menyukseskan program beasiswa bagi yatim ini bisa menghubungi kami.

Jumat ke Jumat dapat Menghapus Dosa

Oktober 14, 2021

Yayasan Izzatul Islam Getasan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,


الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ



“Shalat lima waktu, Jumat ke jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa-dosa yang di antara semua itu, apabila menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

 

 
Copyright © Sekolah Islam Terpadu Izzatul Islam . Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates